Wajib menjauhi ahlul bid’ah walaupun mereka adalah orang yang berilmu dan ahli hadits

Oleh: Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah

Penanya: Assalamu ‘alaikum warahmatullah wabarakatuh

Jika seorang penuntut ilmu berpendapat dengan satu bid’ah dan mengajak manusia kepada bid’ah itu, padahal dia mempunyai fiqih dan tahu ilmu hadits, apakah pendapatnya dengan suatu bid’ah menyebabkan dia gugur ilmu dan haditsnya, dan tidak mengambil ilmunya secara mutlak?

Jawab:

Ya, dia tidak bisa dipercaya. Bila dia seorang mubtadi, dia tidak bisa dipercaya demikian juga ilmunya. Dia tidak bisa dipakai. Jika dia dipakai, murid akan terpengaruh dengan gurunya, terpengaruh dengan pengajarnya. Wajib menjauhi ahlul bid’ah. Salaf dulu mereka melarang bermajlis dengan para ahli bidah, menziarahi mereka dan pergi menuju mereka. Hingga kejelekan mereka tidak mempengaruhi orang yang bermajlis dan bercampur dengan mereka. ..

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=100647&pid=474041&st=0&#entry474041

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight + 20 =