Menyatukan antara kebaikan urusan agama dan dunia

Oleh: Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah

Orang yang berakal dan bertekad kuat mampu untuk mencari bekal dengan al-baqiyat ash-shalihat (amal-amal shalih khususnya dzikir) bersamaan dengan menyempurnakan bagiannya dari dunia dengan cara yang mudah. Hendaklah dia mengambil pertolongan dengan waktu pagi, waktu sore dan sedikit waktu sahur, bersamaan dengan dia menegakkan perkara-perkara dunianya dan asbab-asbabnya.

Kalau dia menjadikan satu wirid pada akhir malam dimana dia shalat dan bermunajat kepada Rabbnya. Dia meminta kebaikan agama dan dunianya meskipun itu sedikit. Dia membuka siangnya dengan kebaikan, dengan membaca al-Qur’an, dengan wirid-wirid waktu subuh, dan dia menutupnya dengan yang demikian. Dia bersegera untuk menunaikan shalat lima waktu pada awal waktunya. Dia menjadikan bersamaan dengan shalat-shalat itu, sebelumnya dan sesudahnya amal kebaikan yang mudah baginya baik berupa shalat, membaca al-Qur’an, dzikir, mendengarkan ilmu, dan lainnya. Dan dia membiasakan lisannya dengan dzikir kepada Allah dan istighfar.

Dia mengambil asbab-asbab duniawi baik berupa perdagangan, produksi, pertanian dan semisalnya, dengan lemah-lembut dan cara yang baik. Dia meminta tolong dengan Rabbnya dalam hal itu, kemudian dia mencukupkan dengan asbab-asbab yang mubah, dengan perkara yang halal bukan yang haram. Dan dia meniatkan dengan hal itu untuk menunaikan kewajiban pada dirinya dan orang yang dia tanggung serta untuk menjaga diri dari meminta-minta kepada orang lain.

Kalau dia melakukan hal itu atau yang mendekatinya, maka dia akan memperoleh kebaikan dan akan memperoleh pahala yang banyak. Bersamaan dengan itu dia tidak melupakan bagiannya dari dunia, dan dia tidak terlewat sedikitpun dari kesenangan dunia. Dan kadang Allah memberinya dengan rasa qanaah yang merupakan kekayaan yang hakiki dan penyempurna kehidupan yang thayyibah (baik). Dan Allah lah yang memberi taufik pada setiap perkara baik.

(Sumber: Nur al-Bashair wal Albab hal 73-74, dari http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=126477)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

six − 3 =